loading...

Tuesday, November 3, 2015

legenda batu menangis

Sariteng adalah seorang remaja putri yang catik jelita. kecantikan Sariteng sudah terkenal seantero negeri. Sariteng selain cantik jelita juga mempunyai suara yang indah. untuk urusan nyanyi Saritenglah ahlinya. Sariteng sendiri adalah gadis desa yang tingal bersama ibunya yang sudah tua. jika dilihat dari dekat maupun dari jauh, sangat berbeda antara mbok Gina, ibu Sariteng dengan Sariteng. jika Sariteng terlihat cantik dan bersuara merdu, maka mbok Gina jelek banget. bukan jelek karena sudah tua, tapi memang mbok Gina tidak cantik dari muda. hanya karena doanya yang khusuk kepada Tuhan ketika mbok Gina hamil Sariteng maka lahirlah Sariteng yang kecantikanya melebih sahrini yang artis ibu kota itu. mbok Gina ketika mengandung Sariteng memang megidolakan sahrini, maka siang malam mbok Gina berdoa kepada Tuhan agar anaknya kelak di anugerahi kecantikan dan suara yang merdu seperti sahrini.



Memang benar kata pak Ustadz, Tuhan maha sayang, atau bahasa arabnya arrohman arrohim. Tuhan sayang kepada umatnya yang tulus berdoa dengan ikhlas dan khusuk. Tuhan tidak hanya mengabulkan permintaan ibu Sariteng, bahkan Tuhan memberikan lebih. jika mbok Sariteng menginginkan anaknya mempunyai paras seperti sahrini, maka Sariteng lahir dengan kecantikan melebihi artis sensasional itu. cuman suaranya memang agak agak mirip dengan shahrini, namun wajah Sariteng lebih dekat ke isyana saravati atau raisa, boleh di bilang wajah Sariteng perpaduan antara raisa dan isyana sarasvati namun dengan suara merdu nan manja sahrini.
dianugerahi wajah cantik dengan suara memrdu ternyata membuat Sariteng lupa diri. kerjaanya dirumah hanya karaoke dan berdandan. meski mempunyi suara yang mirip sahrini, Sariteng lebih menyukai lagu dangdut. bahkan di mengidolakan artis dangdut senior elvi sukaisih. semua lagu elvi Sariteng apal. dari gula gula sampai sumpah benang emas, dari sumpah benang emas sampai gula gula pokoknya semua algunya elvi sukaisih dah...

Sariteng kerjaanya cuman berdandan, dia juga tidak pernah mau membantu ibunya memasak, mengambil air dan berkebun. akibatnya, mbok Gina yang tua renta semakin renta saja dan sakit skaitan karena kecapean.
pada suatu hari ketika sedang asik bernyanyi karaoke tiba tiba cd musiknya mati. tentu saja Sariteng marah. dan dia meminta ibunya untuk membelikan cd baru. jangan ngeres ya ini cd yang compact disk itu loch buka cd yang singkatan celana dalam..
ketika mbok Gina bilang tidak punya uang untuk membeli cd baru Sariteng masrah marah, dia mengancam akan minggat dari rumah jika tidak di belikan cd elvi sukaisih yang baru. karena takut hidup sebatang kara dan tidak mau di tinggal minggat anaknya maka dengan terpaksa mbok Gina menjual kabingnya untuk dibelikan cd.

selama dalam perjalanan kepasar Sariteng tidak mau menuntun kambing karena malu. mbok Gina lah yang membawa kambing itu. sedangkan Sariteng  berjalan di depan mbok Gina. selama dalam perjalan orang orang memandang kagum pada Sariteng. bahkan beberapa orang mengira kalao dia adalah isyana sararvati, terkadang ada juga yang mengira dia adalah raisa. memang kecantika Sariteng begitu membingungkan. sementara itu mereka melihat jijik pada perempuan tua dengan pakaian lusuh sedang menuntun seekor kambing yang tidak kalah dekilnya.
"hi cewek, leh kenalan ga?..."sapa orang orang yang mereka lewati. "sayang sekali ya, cantik cantik tapi ibunya kayak gembel gitu" gunjing orang orang yang melihat Sariteng dengan ibunya. mendengar ibunya di bilang seperti gembel Sariteng marah sekali." bodoh sekali kalian itu!!!" teriak Sariteng, dia bukan gembel, tapi di aadlah pembantuku!!" kata Sariteng.
mendengar kata kata anaknya yang tidak mengakui jika dia adalah ibunya membuat mbok Gina sedih. namun dia diam saja. dia maklum, mungkin Sariteng malu mempunya ibu seperti dirinya.
kembali mereka berpapasan dengan orang orang yang juga mau barangkat kepasar. dan seperti biasa, orang orang pada terkagum kagum dengan kecantikan Sariteng yang tiada tara. dan orang orang juga heran melihat wanita tua kumal berjalan bersama sariteng. kembali mereka menanyakan kepada Sariteng siapa wanita tua dekil dan bau kambing di belakangnya, lagi lagi sariteng menjawab jika itu adalah pembantunya. mula mula mbok Gina bersabar dengan perlakuan sariteng anaknya, namun karena setiap dia ditanya jawabnya selalu begitu dan tidak mau mengakui jika dia adalah ibunya maka kesabaran ibunya habis.
"anakku, kenapa kamu mengatkan kepada orang orang jika aku ini pembantumu?, apakah kamu malu mempunyai ibu ku" ? tanya mbok Gina.
"iya", jawab Sariteng, "kamu begitu dekil dan kumal plus jelek, sedangkan aku cantik, tentu saja aku malu mempunyai ibu seperti kamu!!" kata Sariteng.
mendengar jawban anaknya yang nyelekit, hati ibu Sariteng nelangsa dan sakit hati. seketika itu dia berucap. "anakku, kamu keterlaluan, ibu sudah capek capek membesarkan kamu, ibu yang merawat kamu, kamu cantik begini juga karena ibu selalu berdoa kepada Tuhan agar kamu tidak mirip ibumu yang jelek begini,  tapi apa balsanmu, kamu menghina ibumu dengan terang terang dan terpampang nyata, maka dari itu anakku!, sudah selayaknya hatimu yang keras bagai batu itu menular kepada tubuhmu hingga ikut menjadi batu sekalian!"
Segera setelah si ibu mengucapkan sumpahnya petir menyambar nyambar secara cetar membahana, namun anehnya tidak ada hujan. dan petir yang terakhir menyambar Sariteng hingga tubuh Sariteng gosong dan kaku seperti batu.namun anehnya Sariteng tetap hidup, hanya tubuhnya menjadi hitam dan keras dan tidak bisa di gerakkan.
Sariteng sadar dia telah di kutuk ibunya, dan Sariteng sangat menyesal. sementara sang ibu meniggal karena tersambar petir. Sariteng terus menangis menyesali perbuatanya, dia juga memohon maaf kepada ibunya yang terjaTuhan dihadapanya karena tersambar petir. Namun apa daya, nasi sudah menjadi bubur. tubuh Sariteng tetap kaku tidak dapat digerakkan bagai batu. siang malam Sariteng menagis menyesali perbuatanya dan memohon ampun kepada ibunya.
sejak saat itu tempat Sariteng dan ibunya menangis menjadi tempat yang angker dan terkenal dengan nama batu menagis. karena Sariteng siang malam menagis menyesali perbuatanya.
nah itulah cerita rakyat legenda batu menangis .
hikmah dibalik cerita itu adalah:
 "janganlah kamu ngefans sama elvi sukaisih! atau kamu nanti akan bernasib sama dengan Sariteng!!!"


Waspadalah!!!

No comments:

Post a Comment

Search